Sabtu, 12 Desember 2015

BERBAGI ILMU

Sekarang saya akan membuat artikel tentang kebaikan yang saya buat. 

Awalnya ini adalah tugas dari dosen agama saya untuk melakukan proyek kebaikan. Kemarin – kemarin saya sering membuat artikel tentang kehidupan sehari – hari yang kita harus lakukan dan sekarang saya akan membuat artikel tentang kebaikan yang saya telah lakukan.

Saya dan teman – teman saya diberi tugas oleh dosen agama kami untuk membuat proyek kebaikan, saya dan teman – teman saya berbuat kebaikan dengan berbagi ilmu dengan adik – adik di sekitar rumah saya. Kita sebagai makhluk hidup harus saling membantu termasuk dalam berbagi ilmu, untuk apa kita pintar tapi kita sombong dan tidak mau berbagi ilmu dengan orang lain. Awalnya kami bingung harus membuat apa tetapi saya baru teringat jika banyak anak kecil di dekat rumah saya. Akhirnya saya dan teman – teman saya pulang ke rumah saya, dan kebetulanan anak kecil itu sedang bermain di depan rumah saya. Dan saya memanggil mereka untuk membantu tugas kami, akhirnya kami melakukan tugas kami di rumah saya. Saya dan teman – teman saya membantu mereka untuk belajar menghitung seperti jika ada yang tidak mereka mengerti di sekolah kami sedikit demi sedikit membantu.

Di sini semuanya adalah anak – anak SD yang kadang kesulitan dengan belajar berhitung di sekolah, akhirnya kami membantu sedikit demi sedikit untuk mengajari mereka. Kami dan mereka senang bisa belajar bersama – sama. Setiap apa yang kita ajarkan mereka dapat menangkap dengan baik, disetiap pelajaran kami bercanda tawa bersama mereka. Kami melihat jika mereka senang dapat dibantu oleh kami dan kami pun senang bisa membantu mereka, jadi tidak sia – sia dosen saya memberi tugas seperti ini karena ini juga sangat bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan ilmu lebih dari kami dan bermanfaat untuk kami pula untuk menambah pengalaman kami. Ya walaupun kami tidak dapat menyuguhi apa – apa untuk mereka tetapi mereka tidak pernah menyesal telah kami ajari.

Seperti itulah proyek kebaikan yang telah saya buat bersama teman – teman saya. Berbagi ilmu itu penting untuk orang yang sangat membutuhkan untuk pendidikan mereka. Banyak orang pintar tetapi pelit ilmu bahkan tidak mau berbagi kepada yang membutuhkan dan tidak sedikit pula orang yang kekurangan ilmu tetapi orang lain tidak mau membantu. Kita bisa pintar juga karena bantuan orang lain, kita dapat ilmu juga karena ada banyak orang – orang yang memberi kita ilmu. Tidak mungkin kita dari lahir sudah pintar tanpa berusaha. Jadi,  jika kita bisa membantu kenapa tidak? 

Sekian artikel dari saya semoga bermanfaat bagi pembacanya dan menyadarkan kita akan pentingnya ilmu yang harus kita bagi kepada sesama. Terimakasih 


Sabtu, 28 November 2015

BISNIS KEBENCIAN

PENGERTIAN KEBENCIAN
   
   Kebencian merupakan emosi yang sangat kuat yang melambangkan ketidak sukaan pada seseorang, sebuah hal, barang atau fenomena. Hal ini juga sebuah keinginan untuk menghilangi, menghancurkan atau menghilangkan. Kebencian bisa datang dari orang terdekat kita, diri kita sendiri atau sesuatu hal yang kita tidak sukai. Terkadang kebencian datang dari dorongan setan yang membuat kita tidak menyukai bahkan ingin memusnahkan sseseorang atau sesuatu hal tersebut. Kebencian dapat berupa ucapan atau sikap. Ucapan kebencian seperti hasutan atau hinaan untuk seseorang sedangkan sikap benci seperti kita ingin membuat orang tersebut terluka, jatuh bahkan kita ingin menhancurkan orang itu. Benci yang salah adalah benci yang berlebihan yang menyebabkan orang lain menderita.

PENYEBAB KEBENCIAN MENURUT PSIKOLOGI
   
   Penyebab kebencian adalah ketika kita tidak bisa memaafkan kesalahan orang yang telah menyakiti kita atau mungkin tidak sengaja menyakiti kita, kita tidak suka kepada suatu hal atau seseorang, kita dihasut untuk membenci hal itu yang sebenarnya kita sejak awal baik-baik saja dengan hal itu, seseorang merebut hal yang kita sukai, berbeda pendapat, kecemburuan. Penyebab kebencian berawal dari kita jika kita ingin membenci hal tersebut atau orang tersebut maka kita akan membenci itu. Tetapi tidaklah adil jika kita melakukan kesalahan terhadap orang itu dan orang itu memaafkan kita tetapi ketika orang tersebut melakukan kesalahan kita tidak memaafkannya bahkan membencinya sampai ingin menghancurkannya. Terkadang kebencian itu diluapkan dengan kekerasan.

PENGERTIAN BISNIS KEBENCIAN                               
   
   Bisnis Kebencian adalah bisnis yang menguntungkan pemiliknya tetapi merugikan pihak lain dengan cara menebar kebencian didunia ini. Bisnis kebencian ini bisa disebarkan dengan berbagai cara misalnya secara online di media maya atau secara langsung. Ada juga bisnis kebencian yang menguntungan pelaku itu tetapi membunuh penerimanya. Bisnis kebencian dapat dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja. Bisnis kebencian sangat merugikan penerimanya karena merasa tertipu dengan bisnis tersebut.

BISNIS KEBENCIAN YANG MENGUNTUNGKAN
   
   Contoh bisnis kebencian adalah Bisnin E-Hate yang dilakukan melalui media maya. Bisnis E-Hate adalah sebuah bisnis di internet yang bertujuan untuk mendapatkan banyak keuntungan dengan cara memprovokasi dan menebar kebencian di dunia maya. Kita dapat menemui semisal di akun media sosial yang menebar kebencian ini demi kepentingan bisnis. Cara kerja bisnis E-Hate adalah dengan cara para pelaku bisnis E-hate yang melakukan dengan cara membuat konten (tulisan, image, dan lainnya) yang bertujuan untuk memprovokasi. Mereka tidak peduli apakah data itu benar atau tidak, yang penting dapat menghasilkan sebuah kebencian para pembaca. Bahkan para pelaku bisnis E-hate ini mampu menciptakan sebuah propaganda analis yang kemudian membuat para pembaca tertipu dan suka rela menyebarkan konten tersebut di internet. Para pembaca yang kerap naik darah atas konten E-hate akan menciptakan banyak komentar dan menjadi viral di media sosial. Dengan banyaknya komentar dan viral di media sosial tersebut, maka tentu saja akan semakin banyak para haters (pembenci) yang berdatangan pada konten tersebut. Inilah yang kemudian akan membuat nilai jual tulisan atau akun si pebisnis E-hate akan semakin meningkat dan harganya akan sangat tinggi. Akun atau website si pebisnis E-hate akan sering dikunjungi oleh para haters lainnya.

BISNIS KEBENCIAN YANG MENGGUNAKAN ISU AGAMA
   Banyak bisnis kebencian yang menggunakan isu agama sebagai contoh teror ISIS di Paris. Penyebab ISIS meneror Paris adalah karena Paris berani menghina kekhalifahan dan telah mengirim jet untuk menghancurkan markas mereka di Suriah. ISIS juga membeberkan beberapa alasan lainnya kenapa ISIS meneror Paris:
1.     Hina Nabi Muhammad SAW lewat tabloid Satir Charlie Hebdo
Yang berisi gambar-gambar kartun yang menghina Nabi Muhammad SAW, terdapat gambar-gambar kartun telanjang Nabi Muhammad SAW lalu menerbitkan kartun Nabi yang menimbulkan unjuk rasa di berbagai belahan dunia muslim.
2.    Perancis Gabung Koalisi Amerika Gempur ISIS di Irak dan Suriah
Prancis menjadi negara pertama yang bergabung dengan koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam menggempur ISIS di Irak lewat serangan udara. Prancis melancarkan serangan udara pertama ke ISIS di Suriah. Operasi ini digelar menyusul keputusan untuk memperluas upaya serangan terhadap kelompok militan tersebut.
3.     Bunuh Warga Muslim di Daerah Kekuasaan ISIS
Warga muslim terbunuh akibat serangan udara Paris. Dan ISIS ingin membalas dendam karena menghina Nabi Muhammad SAW dan membunuh warga muslim di Irak Dan Suriah.
4.     Warga Muslim Prancis Alami Diskriminasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Perlakuan pemerintah Prancis yang memerangi Islam jadi alasan mereka menyerang Paris. warga muslim Prancis mengalami diskriminasi dalam hal kesempatan mendapatkan pekerjaan dibanding warga Kristen.

   Itulah beberapa alasan ISIS menyerang Paris, hanya karena perbedaan agama seseorang mampu membunuh orang lain demi ketenangan hidupnya. Banyak bisnis kebencian yang merugikan orang lain bahkan banyak bisnis kebencian yang menggunakan isu agama sampai mehancurkan orang-orang disekitar kita. Maka dari itu hargai perbedaan agar tidak ada yang saling menyakiti di dunia ini.

BERSYUKUR

   Terkadang kita sebagai mahluk sosial yang hidup dijaman modern ini lupa akan berterima kasih atau bersyukur dengan apa yang kita punya saat ini, tanpa kita sadari diluar sana banyak orang yang lebih membutuhkan daripada kita sedangkan kita hidup di dunia ini dengan orang tua utuh dan segala kebutuhan terpenuhi masih sering menuntut dengan apa yang kita punya. Kita tidak pernah bersyukur dengan apa yang kita miliki saat ini sedangkan orang yang kesusahan diluar sana berusaha keras untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.  Kita tidak tahu betapa susahnya orang tua kita mencari rezeki yang halal untuk hidup kita tetapi kita selalu menghambur-hamburkan uang yang kita miliki untuk sesuatu yang tidak berguna untuk hidup kita, banyak mata hati orang – orang yang belum terbuka yang tidak bisa merasakan kerasnya hidup ini. Orang tua mati-matian mencari uang untuk kebahagiaan kita tetapi kita mati-matian membuang-buang uang yang diberi orang tua kita,  tanpa kita tahu betapa sulit kerja keras mereka.

   Hidup ini sangatlah singkat untuk orang-orang yang tidak mempunyai rasa belas kasihan terhadap orang lain yang hidup disekitar kita. Banyak orang yang menyayangi kita tetapi terkadang kita tidak pernah merasakan apa yang mereka berikan kepada kita. Allah memberikan kelancaran kepada orang tua kita agar kita sebagai anak bahagia akan hidup yang kita miliki dan kasihan dengan orang yang hidup dijalan yang bekerja keras untuk kebutuhannya bahkan banyak anak-anak kecil yang seharusnya bersekolah menuntut ilmu malah membantu orang tua mereka mencari uang untuk makan mereka walaupun terkadang mereka harus mengemis, mengamen dll. Begitulah hidup didunia ini walaupun kita hidup dijaman modern tapi buktinya masih banyak orang susah bahkan bingung bagaiman cara mereka akan menghidupi dirinya sendiri. Segala sesuatu yang diberikan Allah SWT kepada kita semata-mata adalah titipan yang sewaktu-waktu dapat diambil, Allah SWT tidak suka dengan seseorang yang tidak pernah bersyukur karena kita semua tahu roda itu pasti berputar yang senang tidak mungkin selamanya senang dan sebaliknya yang susah tidak akan selamanya akan susah. Allah SWT melihat betapa besar pengorbanan manusia itu untuk dirinya dan untuk orang lain, Allah SWT mau menitipkan keindahannya kepada seseorang yang dengan ikhlas meminta kepada-Nya, bekerja keras dan bersyukur tapi Allah SWT tidak mau menitipkan sesuatu kepada orang yang tidak tahu berterima kasih karena menurut-Nya itu akan sia-sia, mereka akan membuang itu dengan percuma. Kita sebagai makhluk sosial sudah seharusnya harus saling menolong kepada orang yang membutuhkan daripada kita membuang-buang hasil keringat orang tua kita lebih baik kita berikan kepada orang yang membutuhkan bantuan kita, karena sedikit yang kita berikan adalah sesuatu yang berharga bagi penerimanya.


   Allah SWT tahu seseorang yang benar-benar serius dan yang tidak serius, Allah SWT tahu pada siapa kebahagiaan akan diberikan, kepada siapa sesuatu yang berharga itu akan dititipkan. Mungkin kita sekarang belum tahu bagaimana rasanya mencari uang untuk mencukupi kebutuhan kita karena sekarang kita masih dikendalikan kebagaiaan yang sesaat itu. Tapi, suatu saat kita semua akan merasakan apa yang dirasakan orang tua kita, kita akan tahu betapa sulitnya mencari sesuap nasi. Maka dari itu mulai sekarang kita harus banyak-banyak bersyukur dengan apa yang kita punya sekarang entah itu yang tidak kita ingin ataupun yang kita ingin, karena tidak selamanya Allah SWT akan memberikan kita kesusahan. Terima kasih yang sudah membaca semoga artikel ini bermanfaat 

Minggu, 22 November 2015

CINTA KEPADA SANG PENCIPTA


Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan kita cinta, dengan cinta hidup terasa lebih indah. Cinta memilki sejuta makna. Cinta tak peduli usia, waktu, maupun tempat. Banyak orang yang mengaku bahwa mereka mencintai Allah tapi banyak juga dari mereka yang tidak menganggap adanya Allah mereka lebih memilih mencintai seseorang yang tidak menciptakan kita bahkan kebanyakan dari mereka lebih mencintai ciptaan-Nya daripada mencintai sang Penciptanya. Padahal Allah selalu mencintai umat-Nya sebesar apapun umat-Nya itu tidak mencintai Allah.

Cinta kita kepada Allah hendaklah harus lebih besar dari cinta kita kepada ciptaan-Nya. Kita tidak boleh menduakan Allah. Kenapa kita wajib mencintai Allah? Allah adalah pencipta kita dari tidak ada menjadi ada, menyempurnakan kita dari yang belum berwujud hingga kita hidup didunia ini, Allah yang memberikan kita orang tua yang mengasuh kita dari kita kecil hingga kita besar, Allah yang memberikan seseorang yang kita cintai sekarang, Allah itu Maha Adil kepada kita, Allah tidak pernah membiarkan kita hidup sendirian, Allah selalu memberikan kebahagiaan kepada kita dan tanpa kita sadari kita lupa untuk bersyukur. Allah sangat mencintai umat-Nya makanya Allah selalu memberikan masalah agar kita dapat belajar dari masalah itu tetapi Allah tidak pernah memberikan masalah yang tidak bisa dihadapi umat-Nya. Allah Maha Adil, Allah tidak pernah memilih – memilih akan berbaik hati kepada siapa. Allah selalu mengampuni segala dosa – dosa umat-Nya yang sering kali mungkin orang disekitar kita tidak mau memaafkan kesalahan kita. Allah selalu memberikan jalan keluar kepada kita setiap kita mempunyai masalah, Allah selalu berada disamping umat-Nya ketika umat-Nya tidak memiliki apa – apa, Allah selalu mendampingi kita tanpa kita sadari, banyak yang Allah lakukan untuk kita entah itu untuk kebahagiaan kita atau untuk belajar dari kesalahan yang telah kita buat, tapi yang jelas Allah tidak pernah membiarkan umat-Nya sendiri.

Allah selalu berbaik hati kepada kita tapi kita kadang lupa akan semua yang telah diberikan-Nya kepada kita. Kita kurang bersyukur atas apa yang telah kita miliki. Sedangkan, dulu Rasulullah bahkan Nabi Muhammad SAW sangat mencintai Allah mereka rela melakukan segalanya untuk melindungi sang pencipta-Nya dari kaum kafir yang tidak percaya akan adanya Allah. Tapi kenapa kita tidak? Apa karena kita hidup di zaman modern ini? Kita lupa akan semua yang Allah ciptakan untuk kita. Penemu – penemu sekarangpun juga tidak akan bisa menciptakan segala yang berguna tanpa bantuan Allah.

Bagaimana cara kita mencintai Allah? Cobalah untuk membuka mata hati kita untuk Allah yang telah menciptakan kita. Cobalah kita sholat untuk tetap menjaga kedekatan kita kepada sang Pencipta, banyak – banyaklah bersyukur dengan apa yang telah kita miliki, tidak lupa kita berdoa untuk semua yang akan dan sudah kita lakukan, jika kita merasa sendiri berdoalah kepada Allah karena Allah sang pemberi jalan keluar. Jadi, kita sebagai ciptaan-Ny tidak boleh lupa akan adanya Allah karena tanpa Allah kita bukanlah apa – apa. Sekian artikel ini semoga artikel ini bermanfaat dan membuat sang pembacanya sadar dan terbuka mata hatinya tentang Allah yang menciptakan kita. Terima kasihJ

Kamis, 05 November 2015

KASIH SAYANG DAN MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA

Nama                              :  Novelia N.A
NIM                                 : 15.E1.0128
Dosen Pembimbing        : Gregorius Daru Wijoyoko

KASIH SAYANG DAN MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA

                Kita tahu bahwa selain mencintai Allah kita juga tentunya harus mencintai kedua orang tua kita, mereka yang membimbing kita dan mengajari kita kaidah-kaidah didalam islam semenjak kita masih kecil. Orang tua yang membina kita menjadi seseorang yang berguna untuk dunia dan akhirat nanti, tanpa orang tua kita tidak berarti apa-apa dibumi ini. Sebelum kita mengenal dunia yang pertama kita jumpai adalah orang tua kita, diibaratkan kita hanya selembar kertas putih yang masih bersih tanpa coretan. Orang tua yang menunjukkan apa pentingnya hidup didunia ini dan mengenalkan kepada kita tentang arti dan kehidupan didunia ini. Orang tua memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan anaknya, tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya susah atau sengsara.
            Terkadang, pada saat beliau marah itu hanya demi kebaikan kita yang orang tua anggap itu adalah tujuan untuk kita dapat belajar dari kesalahan yang telah kita lakukan sebelumnya. Tetapi biasanya kita malah marah atau kesal dengan apa yang orang tua nasehati kepada kita. Menurut ajaran agama islam seorang anak tidak boleh berkata atau intonasinya lebih tinggi dari apa yang orang tua kita bicarakan. Hal seperti ini jangan lah ditiru oleh kita, sebaiknya kita bersikap dan berbicara lebih lembut dan santun kepada orang tua kita. Walaupun terkadang kita tidak dapat mengendalikan emosi kita tapi tetaplah mencoba untuk sabar bagaimanapun keadaannya. Orang tua mana yang tidak bangga melihat anaknya sukses, dengan melihat anaknya yang sukses orang tua merasa puas dengan kerja keras yang beliau lakukan untuk kita. Oleh karena itu sebagai seorang anak tidak boleh mengecewakan atau mengkhianati kepercayaan yang telah orang tua berikan kepada kita.

CARA MEMBAHAGIAKAN ORANG TUA SELAGI ADA

                Bagaimana cara membahagiakan orang tua kita terutama selagi orang tua kita masih ada disisi kita? Seorang anak memiliki kewajiban yang besar untuk dapat membahagiakan kedua orang tuanya baik saat mereka masih hidup ataupun setelah tiada. Jika kedua orang tua kita telah tiada, tentu yang dapat kita lakukan adalah senantiasa mendo’akan keduanya agar mendapatkan ampunan serta syafa’at dari Allah Ta’ala atau dengan bersedekah yang pahalanya kita tujukan untuk kedua orang tua kita, cara yang dapat kita lakukan untuk membahagiakan orang itu seperti:

1   1. Mentaati Kedua Orang Tua Kita Selagi Tidak Mendurhakai Allah
Mentaati kedua orang tua hukumnya wajib atas setiap Muslim dan ini merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk membahagiakan keduanya. Durhaka kepada orang tua hukumnya adalah haram dalam Islam. Maka dari itu kita tidak boleh sampai durhaka kepada orang tua ataupun Allah.

2   2. Berbakti dan Merendahkan Diri Di Hadapan Orang Tua
Cara lain untuk dapat membahagiakan kedua orang tua kita adalah dengan senantiasa merendah ketika dihadapan keduanya. Jika diperlukan, harusnya kita tidak meninggikan suara saat dihadapan kedua orang tua kita dan berusaha merendahkan suara. Hal ini dimaksudkan, jika kita terlalu meninggikan suara kita melebihi mereka, maka akan menyinggung perasaan dan terkesan tidak berlaku sopan. Dan Allah berfirman “Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tua ibu bapaknya…” (QS. Al-Ahqaaf: 15)

3.    Berusaha Berbicara Dengan Lembut Di Hadapan kedua orang tua kita
Berbicara dengan lembut merupakan kesempurnaan bakti kepada kedua orang tua dan merendahkan diri di hadapan mereka. Bahkan dalam Al Quran, Allah Ta’ala menjelaskan kepada kita bahwa seorang anak dilarang menyangkal keinginan kedua oran tuanya walaupun hanya dengan ucapan penolakan yang sederhana seperti perkataan “ah”. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“…Maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Israa': 23)

4   4. Menyediakan Makanan Untuk Orang Tua Kita
Terkadang seorang anak lebih mementingkan dirinya sendiri dan orang lain dari pada ia berfikir tentang orang tuanya. Seharusnya kita sebagai anak yang harus melayani orang tua kita bukan orang tua kita yang terus – terusan melayani kita apalagi jika makanan itu adalah hasil jerih payah orang tua kita.

5   5. Meminta Izin Kepada Orang Tua Kita Jika Kita Hendak Berjihad Dan Pergi Untuk Urusan Lain
Izin kepada kedua orang tua diperlukan untuk jihad yang belum ditentukan. Kita wajib meminta izin kepada orang tua jika kita hendak bepergian dan jauh dengan orang tau, agar orang tua kita tahu kita hendak pergi kemana, dengan siapa dan dapat mendoakan anaknya yang jauh dari pantauan orang tua.

6   6. Membuat Keduanya Ridha Dengan Berbuat Baik Kepada Orang – Orang Yang Dicintai Mereka
Jika kita ingin membahagiakan seseorang, maka cintai dan berbuat baiklah terhadap apa yang ia cintai. Begitupun saat kita ingin membahagiakan kedua orang tua kita, maka Hendaknya kita membuat kedua orang tua ridha dengan berbuat baik kepada para saudara, karib kerabat, teman-teman, dan selain mereka. Yakni, dengan memuliakan mereka, menyambung tali silaturrahim dengan mereka, menunaikan janji-janji (orang tua) kepada mereka.

7    7. Tidak Mencela Orang Tua atau Tidak Membuat Mereka Dicela Orang Lain
Jika perkataan kecil seperti “ah” saja sangat dilarang, apalagi sampai tega mencela akedua orang tua sendiri. Mencela orang tua dan menyebabkan mereka dicela orang lain termasuk salah satu dosa besar. Kita dengan orang tua hendaklah sopan jangan sampai perkataan kita tentang keburukan orang tua tersebar luas kepada orang lain dan orang tua kita dicela oleh orang lain.

Demikian, artikel ini saya buat agar kita tahu betapa pentingnya orang tua kita untuk hidup kita. Tanpa mereka kita tidak bisa apa-apa, karena orang tua kita yang membimbing kita, mengajari dan mereka tidak pernah mengeluh dengan apa yang mereka lakukan terhadap kita. Jadi, janganlah kalian berani terhadap orang tua kalian apalagi sampai kalian membuat dosa dengan mereka, karena itu mengakibatkan dosa besar diakhirat kelak. Semoga artikel ini bermanfaat.J


Jumat, 30 Oktober 2015

Perbedaan Dalam Islam

Kita tahu di dunia ini banyak perbedaan agama, kepercayaan dan paham. Setiap kelompok agama itu berfikir bahwa agama yang dibawanya itu yang paling benar dari yang lain, mereka berfikir berfikir bahwa orang yang diluar agama mereka adalah orang sesat. Jadi, tidak jarang perbedaan agama ini berujung pada saling serang dan bunuh satu sama lain. Sebagian besar keributan dan kekacauan didunia ini terjadi akibat saling tidak setuju dengan perbedaan agama yang mereka anut.
            Akibat kekacauan dan keributan diperbedaan agama ini, munculah beberapa kelompok yang tidak mau memeluk agama apapun atau yang disebut “atheis”, mereka menggap agama hanya menimbulkan kekacauan didunia ini. Tetapi Allah tidak pernah memaksa umatnya agar menyembah Allah , semua itu tergantung pada diri mereka masing-masing. Seperti yang terdapat didalam QS: Al-Baqarah ayat 256 yang berisi:

Yang artinya “Tidak ada paksaan untuk memasuki islam, sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkat kepada Taghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Allah berfirman agar orang-orang tidak lupa akan agama mereka, tetap berpegang teguh terhadap agamanya itu dan selalu mengingat dengan Penciptanya.
MENSIKAPI PERBEDAAN AGAMA DAN KEPERCAYAAN 
Agama yang disampaikan Rasulullah adalah agama tauhid , agama mengesakan Allah , yaitu agama  yang dianut para Nabi sejak masa nabi Adam sampai akhir zaman. Para Nabi sejak nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Luth, Yusuf, Musa, Isya mengajarkan keyakinan menyembah pada Allah. Nabi Muhammad saw berusaha memurnikan berbagai macam agama dan kepercayan yang tidak sesuai, dan menyampaikan Qur’an sebagai pedoman hidup. Mensikapi orang yang tidak sepaham dan tetap yakin dengan kepercayaan mereka yang keliru itu.
Banyaknya aliran kepercayaan dan agama didunia adalah sebuah keniscayaan, tidak bisa kita pungkiri. Allah telah memberikan kebebasan pada umat manusia untuk memilih agama dan keyakinannya masing masing, dengan  konsekwensi dan risiko yang harus mereka pikul sendiri. Kalau Allah mau niscaya semua manusia dibumi ini akan beriman semua , tapi Allah tidak menghendaki hal itu.  Kita tidak bisa memaksa manusia agar mereka semua  beriman pada Allah, semua itu tergantung pada keyakinan mereka masing-masing. Hanya kita tidak boleh membenci orang yang berbeda keyakinan dengan kita karena pilihan itu mereka sendiri yang memilih.

MENSIKAPI PERBEDAAN PAHAM DALAM ISLAM
Dan bagaimana sikap umat islam menyikapi perbedaan ini? Jika umat islam berpegang teguh terhadap Al-Quran niscaya hal tersebut tidak akan terjadi. Perbedaan pendapat dapat terjadi karena adanya perbedaan sudut pandang suatu masalah. Perbedaan itu hal yang wajar yang tidak perlu dipermasalahkan. Orang yang arif dan bijaksana akan menerima perbedaan itu dengan lapang dada, karena adanya perbedaan ini muncul berbagai mahzab seperti mahzab Imam Syafi’i, Maliki, Hambali, Hanafi, dll. Perbedaan pendapat adalah suatu hal yang tidak bisa dihindari dan itu tidak akan menimbulkan perpecahan jika kita menerima perbedaan itu dengan lapang dada.
Kita tidak bisa memaksakan pendapat dan paham kita pada orang lain, masing-masing kita bertanggung jawab kepada Allah, jika ada yang tidak sependapat dengan kita tentang suatu perkara, biarkanlah. Serahkan putusannya pada Allah. Seperti yang dijelaskan di QS: An Nur ayat 54 yang berisi:

 Artinya “Taatlah kepada Allah dan Rasulnya dan jika kamu berpaling sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kwajiban kamu sekalian adalah semata – mata apa yang dibebankan padamu. Dan jika kamu taat padanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaiakan amanat Allah dengan terang”.
            Seperti itulah perbedaan agama didunia ini dan bagaimana cara menyikapinya. Perbedaan sangatlah wajar, kita hidup akamn penuh dengan percobaan dan masalah makalah kalian belajar dengan sungguh – sungguh dari nmaslah yang lalu – lalu, dan salinglah kalian hidup berdampingan agar kalian bisa merasaakan dengan nyaman perbedaan itu karena kita harus saling menghargai apa yang mereka pilih dengan itu mereka dapat menghargai apa yang kita pilih.


-UNTUK MU AGAMAMU DAN UNTUK KU LAH AGAMAKU-